Langsung ke konten utama

Postingan

Saya tidak tahu apa yg sebenarnya terjadi pada diri saya Saya merasa sangat stress bahkan sampai merasa kepala saya hampir meledak Saya didiagnosa depresi pada awalnya Dan beberapa bulan lalu didiagnosa bipolar Tapi beberapa minggu lalu saya ke psikolog dan saya di tes untuk menjawab sekitar 500 soal tentang apa yang saya rasakan dan tes iq. Hari ini hasilnya keluar dan saya dinyatakan tidak mengalami gangguan mental apapun , dan memiliki iq 126 , saya sangat tertekan saat itu karna saya agak dipaksa untuk berubah , saya di bilang berhenti berlindung di dalam tameng bipolar atau depresi , saya tidak sakit mental apapun . Lalu apa yang selama ini bahkan sampai detik ini saya rasakan , saya bukan tidak ingin saya sehat , tapi lantas apa yg saya rasakan , kenapa saya merasa sehancur ini , apa semua kejujuran saya akan keadaan saya tidak ada pentingnya dibanding dengan hasil tes itu? Saya ingin ungkapkan semuanya , betapa mengerikannya yg terjadi dalam diri saya , tapi untuk apa ? Tid...
Postingan terbaru
Sekitar lebih dari 1 tahun yg lalu aku dinyatakan mengalami depresi sma psikiater , aku baru menyadari bahwa yg aku rasakan selama ini gk wajar , mungkin semua berawal ketika aku masih kelas 2 sd , aku sudah mulai merasa gk nyaman dan di asingkan disekolah , aku mulai skip sekolah , entah apapun alasanya , semua berlanjut sampai aku sekitar kelas 4 sd , saat itu aku mulai berpikiran tentang bunuh diri , kadang itu hanya disebabkan hal2 kecil, aku lebih sensitive dengan perkataan dan perilaku orang , saat kelas 5 sd semua makin parah , aku mulai menyakiti diri tanpa sadar, mulai dari memukul diri sendiri , menjambak , menbenturkan diri ,memuntahkan makanan dll , itu terus berlanjut , kelas 1 SMP aku mulai menjauhkan diri dari orang2 termasuk keluargaku , aku jarang berbicara , sering mengunci diri dikamar, disekolah aku memilih duduk sendiri , saat istirahat aku lebih memilih mendengar musik di radio hp dll , aku saat itu merasa seperti tdk ada yg mengerti aku , aku marah dengan semua ...
Sekarang aku tahu perasaan yang kurasakan sejak aku masih kecil adalah hal yang tidak wajar , alasan aku sering tidak masuk sekolah , alasan aku merasa tidak nyaman , alasan aku ketakutan , alasan aku merasa lelah tanpa alasan , merasa dibenci semua orang , my phyciatrist tell me that i have severe depression with anxiety and suicidal thought , aku juga melakukan self harm , berawal hanya dengan pukulan ,cekikan , hingga sayatan , berawal saat aku masih kelas 5 sd , cukup lama sampai aku menyadarinya , bahkan sekarang aku telah melakukan percobaan bunuh diri yg ke 4 kalinya mulai dari menyayat hingga meminum obat puluhan butir obat ,kedengaran gila , tapi ini yang terjadi , mungkin kalian tidak tahu apa yg terjadi dan kurasakan , its like a battle with your own thoughts
Tanggal 1 Agustus 2017 , tahun lalu , aku mengerti kalau cinta itu hanya rasa sakit , aku kehilangan lagi untuk ke sekian kalinya , hanya dalam beberapa kata , kau menghancurkan semuanya , aku kehilangan semuanya , pendidikan , masa depan , kebahagiaan  . Kau menghancurkan ku sampai aku remuk , dan yg menakjubkannya lagi kau bahkan tidak sadar telah melakukannya
Aku menjalin hubungan sudak sekitar 2 tahun lebih dengan dia , aku mencoba berharap bahwa semuanya tidak akan berakhit seperti orang tuaku , sampai sekarang aku takut , apa hubungan ini hanya akan menciptakan rasa sakit atau ini akan berbeda, hal2 yg terjadi pada orang tuaku membayang bayangiku ,, maaf kalau aku takut dengan hubungan kita kedepan.. aku hanya tidak ingin membiarkanku melakukan kesalahn.
Hari ini adalah hari aku lulus dari sekolah ku , yg akan datang pada acara itu hanyalah ibu ku ,ayahku sudah tidak menghubungi kami lagi dari sekitar 6 bulan yang lalu. Apa aku akan ditinggalkan lagi seperti aku masih kecil? Apa ayah tidak paham aku? Apa ayah tidak tahu bagaimana perasaan ku disaat guru- guru bertanya "memangnya ayah kamu kemana?" Temen-temen nanya , "kok ayah kamu gk pernah keliatan?" Aku harus menjawab apa? Apa mungkin aku jawab "ayahku tinggal di tempat istrinya yang lain" apa mungkin? Setiap temen-temen ngomong tentang ayahnya ibunya dan dia jalan-jalan bersama aku merasa iri dan berfikir , kapan aku bisa gitu . Tapi its okay terlalu jauh aku untuk berhatap  bisa ngerasain itu , aku cuman berharap ayah datang di hari kelulusan ku, semua teman temanku orang tuanya datang berpasangan,, mereka berfoto bersama , ngucapinbselat kepada anaknya.. aku berharap paling tidak ,, kali ini datang , aku mohon..kalibini saja